Konservasi Tumbuhan Obat di Pegunungan Meratus

0
520

Dalam rangka mengaflikasi ilmu pengetahuan dan teknologi , pada tanggal 14 Mei 2016 Konsorsium Riset Pengelolaan Hutan Tropis Berkelanjutan (KR-PHTB), Program Studi Kehutanan bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) melaksanakan transfer teknologi kepada masyarakat etnis Dayak Meratus di Kecamatan Malinau Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan etnis Dayak Harakit Kecamatan Piani Kabupaten Tapin.  Kegiatan ini menghadirkan ahli konservasi tumbuhan obat dari IPB Bogor Prof. Dr. Afrizal Amzu, dan dari KR-PHTB Prof. Dr. Yudi Firmanul Arifin, sekretaris KR-PHTB Ibu Siti Hamidah, S.Hut., M.P.  , yang juga peneliti tumbuhan obat , serta beberapa dosen dari Prodi Kehutanan ULM.  Pada kesempatan itu diadakan dialog antara para ahli tumbuhan obat dengan masyarakat dari kedua etnis tersebut berkaitan dengan pengelolaan dan konservasi tumbuhan obat.

Menurut masyarakat kedua etnis tersebut mereka sudah mengelola dan memanfaatkan tumbuhan obat sudah turun temurun, dikarenakan di daerah pedalaman tidak ada dokter dan tenaga medis, sehingga alternatifnya mereka harus mandiri untuk menyembuhkan berbagai penyakit dengan menggunakan tumbuhan yang ada di hutan.  Hasilnya berbagai penyakit sudah mereka bisa atasi, namun sekarang sudah semakin banyak penyakit yang diidap oleh masyarakat di daerah tersebut karena berbagai macam makanan sudah dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat yang diketahui tidak sehat bagi mereka.  Pada kesempatan itu para pakar menyampaikan teknis konservasi dan cara pemanfaatan tumbuhan obat dan pengembangan agar tumbuhan berkhasiat obat yang diyakini mereka menyembuhkan berbagai penyakit tersebut tidak punah artinya ketersediaannya di alam tetap terjaga.  KR-PHTB bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI bekerjasama dalam upaya pelestarian tumbuhan berkhasiat obat dari hutan dalam bentuk hibah penelitian.

KR-PHTB berupaya membudidayakan beberapa tumbuhan obat yang khasiatnya sudah diyakini sebagai obat baik dari hasil riset maupun turun temurun yang diupayakan oleh masyarakat dayak Etnis Meratus dan Harakit.  Diharapkan kegiatan ini dapat membangkitkan semangat masyarakat Etnis Dayak Meratus dan Dayak Harakit agar dapat melestarikan tumbuhan berkhasiat obat di wilayah Pegunungan Meratus dan KR-PHTB bersedia mendampingi dalam pembudidayaan dan pemanfaatan, serta pemasaran produk yang dihasilkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here