Dalam rangka realisasi perwujudan kerjasama MoU antara PT. Indocement Unit Tarjun dengan ULM (Universitas Lambung Mangkurat), salah satunya dengan PUI PT KR PHTB ULM (Pusat Unggulan Iptek Konsorsium Riset Pengelolaan Hutan Tropis Berkelanjutan Universitas Lambung Mangkurat), pada tanggal 1-3 Nopember 2017 dilaksanakan acara penanaman perdana beberapa tanaman sumber wood pellet & pelet pakan (antara lain: kaliandra, gamal, jabon) di areal tambang PT. Indocement Unit Tarjun Kotabaru. Hadir dalam acara tersebut Rektor ULM Prof. Dr. Ir. H. Sutarto Hadi, M,Si, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerjasama & Humas ULM sekaligus ketua PUI PT. KR PHTB ULM Prof. Dr. Ir. Yudi Firmanul Arifin, M.Si, Direktru HRD PT. Indocement Ir. Kuky Permana, tim riset INSINAS 2017 dari PUI PT KR PHTB ULM, dan beberapa perwakilan mahasiswa Fakultas Kehutanan ULM yang juga melakukan riset disini, serta mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan magang.


Direktur HRD PT. Indocement Tunggal Prakarsa Ir. Kuky Permana menyampaikan bahwa bekas tambang ini nantinya akan dikaji dengan bantuan dari ULM untuk mencari tahu apa saja yang bisa dimanfaatkan dari lahan pasca tambang tersebut. Beliau juga menambahkan, kegiatan ini merupakan suatu bentuk nyata dari sinergitas yang dilakukan oleh Industri dan Perguruan Tinggi yang dilakukan dengan cara penanaman pohon untuk perbaikan lingkungan serta untuk penelitian yang dilakukan dosen ataupun mahasiswa. Sementara itu, Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc juga menyampaikan setelah kunjungan ini dilakukan, kita melihat banyak peluang yang bisa dilakukan terutama untuk perguruan tinggi. Salah satunya dengan melakukan praktek kerja lapangan bagi para mahasiswa agar dapat merasakan langsung bagaimana kondisi yang ada disekitar tambang. Selain itu, Rektor juga menyampaikan agar lahan seluas ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin bagi para peneliti untuk melakukan kajian-kajian agar melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi kita dan tentunya bagi masyarakat sekitar, kata Rektor.


Penanaman seluas 3000 Ha dilakukan pada 3 (tiga) tipe tanah yaitu: limestone, laterit dan clay. Jenis tanaman yang ditanam dipilih berdasarkan kesesuaiannya dengan tanah marginal, miskin hara, sangat masam seperti yang terdapat pada lahan-lahan bekas tambang, dan sesuai dengan tujuan akhir untuk penggunaan tanaman tersebut nantinya, salah satunya sebagai sumber bahan baku wood pellet & pellet pakan. Dipilihnya kaliandra merah, sebagai salah satu tanaman pokok adalah berdasarkan pertimbangan tanaman ini mampu hidup di lahan miskin hara dan pada kondisi masam, waktu panennya pendek (kurang dari 1 tahun), kalori sangat tinggi, daunnya bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, dan musim berbunga sepanjang tahun, sehingga bisa menjadi sumber pakan lebah. Setelah penanaman tanaman pokok ini nantinya berhasil, maka sebagai tanaman sela akan ditanam berbagai tanaman pertanian, seperti: singkong, kacang, jagung, cabe dan beberapa tanaman pertanian lainnya. Selanjutnya respon pertumbuhan tanaman yang ditanam pada berbagai tipe tanah tersebut akan diteliti.
Melalui riset INSINAS tahun 2017, Siti Hamidah dkk dari Unlam akan melakukan riset respon pertumbuhan tanaman kaliandra, gamal, jabon yang ditumbuhkan pada areal lahan bekas tambang di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Unit Tarjun Kotabaru, pada berbagai komposisi media dan pada berbagai jenis tanah (limestone, laterit dan clay). Pada tahun kedua akan dilanjutkan uji kualitas wood pellet dan pellet pakan dari tanaman yang ditumbuhkan pada areal tersebut, dan dibandingkan dengan tanaman yang sama yang tumbuh di luar areal tambang. Selanjutnya tahun ke-3 akan dilakukan riset mengenai nilai ekonomi dan kelayakan usaha dari produksi wood pellet dan pellet pakan tersebut. Riset ini juga melibatkan mahasiswa Fakultas Kehutanan ULM (Universitas Lambung Mangkurat), dalam hal penanaman dan juga menjadi bagian dari skripsi dari mahasiswa tersebut.
Selain penanaman perdana tanaman sumber wood pellet & pellet pakan, kerjasama antara ULM dan PT. Indocement Tunggal Prakarsa Unit Tarjun juga dalam hal pembuatan demplot Hutan Mangrove. Diharapkan dengan kerjasama ini nantinya, optimalisasi lahan mangrove yang ada di sekitar PT. Indocement tersebut dapat termanfaatkan dan terjaga kelestariaannya. (Sumber: Sekretariat PUI PT KR PHTB).






