TRANSFER TEKNOLOGI (Pembuatan BIOPELET)

    0
    521

    PHLB ULM, Gedung IV ULM Banjarbaru, 22 Oktober  2018 – Masyarakat Kelurahan Landasan Ulin Utara yang tergabung dalam kelompok tani Masyarakat Peduli Gambut “Suka Maju” sedang mengelola kawasan hutan lindung yang terletak dalam wilayah mereka. Lahan tersebut dipergunakan untuk pertanian, peternakan, kehutanan, perkebunan dan kegiatan lainnya yang mendukung mata pencaharian mereka.

    Sudah menjadi rahasia umum, setiap musim kemarau selalu terjadi kebakaran, terutama di lahan gambut.  Jika lahan gambut sudah terbakar, maka proses pemadaman akan sangat sulit.  Hal ini perlu dipikirkan bagaimana agar dilakukan tindakan pencegahan agar lahan gambut tidak terbakar. Salah satu solusi yang akan dikembangkan adalah Pengelolaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB), dimana sumber serasah atau tumbuhan yang berpotensi memicu kebakaran pada saat musim kemarau, justru dijadikan sumber bahan baku untuk membuat komoditi atau bahan yang dapat bernilai jual.

    Berdasarkan kenyataan tersebut, sebagai kelompok masyarakat yang berada paling dekat dengan lahan gambut, maka kelompok tani “Suka Maju” yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Gambut  berencana untuk mengembangkan komiditi yang berasal dan ditemukan disekitar lahan gambut di wilayah mereka.  Untuk itu mereka berencana untuk membuat Biopelet Pakan & Energi dalam rangka Pengelolaan Lahan Tanpa Bakar.

    Pusat Inovasi, Teknologi, Komersialisasi, Manajemen: Hutan & Lahan Basah, Universitas Lambung Mangkurat (PHLB ULM) sebagai salah satu organisasi binaan Kemenristekdikti dan berada langsung di bawah Rektor ULM, merupakan salah satu organisasi yang bertanggung jawab untuk mengembangkan hasil-hasil riset yang berkaitan dengan hutan dan lahan basah, dan mengembangkannya lebih lanjut menjadi produk-produk komersial.  Beberapa penelitian tentang pelet pakan dan pellet kayu telah dilaksanakan sebelumnya melalui Riset Insinas 2016. Bagaimana teknologi sederhana untuk menghasilkan produk ini telah dihasilkan, meskipun demikian riset lanjutan mengenai kualitas dari pelet pakan dan pellet kayu  yang dihasilkan masih perlu dikaji secara mendalam, mengingat banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi, mulai dari jenis bahan baku, komposisi bahan baku, asal bahan baku dan lain-lain.

    Sehubungan dengan hal tersebut, pada tanggal 22 Oktober 2018, bertempat di Ruang Sidang PHLB ULM, Gedung IV ULM Banjarbaru dilaksanakan pelatihan  “Pembuatan Biopellet” dengan para trainer yang berasal dari peneliti di lingkup PHLB ULM, antara lain: Marinus Kristiadi Harun, S.Hut, M.Sc ( yang juga seorang peneliti di BP2LHK Banjarbaru )dan Dr. Hamdani Fauzi, S.Hut, M.P. (yang juga merupakan dosen di Fakultas Kehutanan ULM). Pelatihan ini melibatkan 15 orang petani yang berasal dari Kelompok Tani Masyarakat Peduli Gambut “Suka Maju”, Kelurahan Landasan Ulin Utara.  Pelatihan dilaksanakan sehari penuh, dengan 3 jam pertama diisi dengan teori dan 5 jam berikutnya dengan praktek langsung di unit produksi Biopelet PHLB ULM.

    Sumber: pubdok-phlb-ulm (PHLB-ULM/UM-WEB/III-C3–12/ 10-2018)