Dalam rangka melaksanakan target kinerja dibidang “Komersialisasi Produk & Hasil Riset”, pada hari rabu tanggal 25 November 2020 PHLB ULM (Pusat Inovasi, Teknologi, Komersialisasi, Manajemen: Hutan & Lahan Basah Universitas Lambung Mangkurat) menyelenggarakan “Pelatihan Teknik Budidaya Madu Kelulut Dan Cerena Serta Teknik Pemanenan Madu Alam” secara online dan offline. Pelatihan secara online dipandu oleh moderator Siti Hamidah, S.Hut, M.P selama 3 jam penuh dimulai pada pukul 10.00-13.00 wita yang kemudian dilanjutkan pelatihan secara offline pada pukul 14.00-16.00 wita dengan menghadirkan para narasumber antara lain:

  1. Trisnu Satriadi, S.Hut, M.Si, IPM

(Peneliti PHLB ULM dan Koordinator Lab. THH Fakultas Kehutanan ULM)

  1. Syaiduddin, S.Hut

(Pengusaha Madu Kelulut)

Dibuka dengan sambutan bapak Ketua PHLB ULM (Prof. Dr. Ir. Yudi Firmanul Arifin, M.Sc) dimana beliau menyampaikan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mempelajari bagaimana teknik budidaya madu kelulut dan cerena serta cara pemanen madu alam yang baik, dengan harapan pelatihan ini kedepannya bisa mensejahterakan masyarakat, dan meningkatkan inkam masyarakat.

 

Seperti yang telah kita ketahui, madu merupakan salah satu minuman penunjang kesehatan yang bisa meningkatkan imun tubuh. Sejak 2000 tahun sebelum masehi manusia telah menggunakan madu untuk meningkatkan imun tubuh dan mengobati berbagai penyakit infeksi. Bukan hanya dalam pengetahuan imperis, riset-riset namun khasiat madu untuk pengobatan ada dalam hadist yaitu dalam hadist ibnu majah. Rasulullah mengatakan, “Madu adalah penyembuh bagi segala penyakit dan Al-Qur’an adalah penyembuh terhadap apa yang ada di dalam dada. Maka bagi kalian terdapat dua penyembuhan; Al-Qur’an dan madu.” (HR. Ibnu Majah).

Selain memberi manfaat untuk kesehatan, madu juga dapat membantu dalam perekonomian masyarakat. Dalam kondisi pandemi saat ini, banyak sekali usaha-usaha yang gulung tikar dan para pekerja yang kehilangan pekerjaanya. Salah satu peluang usaha yang dapat dimanfaatkan saat ini adalah budidaya madu, karena dalam kondisi pandemi saat ini madu sangat diperlukan untuk menunjang kesehatan.

Pelatihan secara online diikuti sebanyak 88 orang yang berasal dari seluruh indonesia dan dari berbagai instansi serta kelompok masyarakat. Sedangkan pelatihan secara offline dihadiri sebanyak 26 orang yang berasal dari akademisi dan mahasiswa fakultas kehutanan Universitas Lambung Mangkurat.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para peserta mampu mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan untuk budidaya lebah madu kelulut, serta mampu mempraktekan cara pemisahan koloni, penanaman koloni, dan pemanenan madunya.

Pelatihan Online : https://www.youtube.com/watch?v=jB6BsQB9CcE&t=661s

Pelatihan Offline : https://www.youtube.com/watch?v=CdoKGMCL3RM

Sumber: pubdok-phlb-ulm (PHLB-ULM/WEB-C13(10)/11-2020)