31 C
Banjarbaru
Wednesday, July 28, 2021

Keikutsertaan PHLB ULM pada STAND ULM dalam rangka Kalsel Ekspo Tahun 2018 (Lapangan Murjani Banjarbaru, 31 Agustus – 4 September 2018).

PHLBULM – Dalam rangka  memperingati hari jadi ke-68 Propinsi Kalimantan Selatan, sekaligus Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia, diselenggarakan pameran Kalimantan Ekspo di Lapangan Murjani Banjarbaru pada tanggal 31 Agustus 2018 hingga 4 September 2018.  Pameran berskala nasional ini menampilkan berbagai macam potensi daerah, diikuti oleh 256 peserta  baik dari lingkup Propinsi Kalsel maupun di luar Kalimantan Selatan. Mengusung tema “Bergerak! Ayo ke Kalsel” pameran ini menjadi sarana untuk dapat mengetahui capaian pembangunan dan keberhasilan dunia usaha khususnya di Kalimantan Selatan, serta dapat sebagai sarana untuk memajukan perekonomian daerah.

Dalam kesempatan itu Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ikut berpartisipasi sebagai peserta pameran pembangunan.  Salah satu unsur yang ikut berperan pada stand ULM adalah dari PHLB ULM (Pusat Inovasi, Teknologi, Komersialisasi, Manajemen : Hutan & Lahan Basah, Universitas Lambung Mangkurat).  Seperti pada kegiatan pameran yang telah diikuti sebelumnya yaitu Hakteknas 2018, yang diselenggarakan di Riau pada Bulan Agustus yang lalu, produk-produk unggulan hasil riset dari PHLB ULM ditampilkan pada pameran tersebut, antara lain: produk unit bisnis Forest Tea, Forest Coffee, Forest Instant, dan Forest Oil.  Salah satu produk unggulan terbaru tahun ini adalah Teh  Kelakai, merupakan teh khas lahan basah. Kelakai merupakan tumbuhan yang selama ini hanya dimanfaatkan sebagai sayur, sementara menurut hasil riset dari tim PHLB ULM, daun kelakai yang dibuat teh mempunyai kandungan antihemolisis tinggi sehingga cocok dikonsumsi terutama bagi orang yang membutuhkan kadar Hb tinggi.  Teh kelakai yang diproduksi telah melalui serangkaian riset sehingga bisa ditetapkan metode yang tepat agar dihasilkan teh dengan khasiat yang optimal dan rasa amisnya sudah tidak begitu terasa.   Sementara itu dari produk hutan tropis, biji kemiri telah berhasil diolah menjadi minyak kemiri, dimana dengan metode tertentu dihasilkan minyak dengan rendemen tinggi dan kualitas yang paling baik.

Sumber: pubdok-phlb-ulm (PHLB-ULM/UM-WEB/01-A308/ 09-2018)

Related Articles

SOSIAL MEDIA

6FansLike
121FollowersFollow
164SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Pengumuman